Maaf baru kali ini aku menyapamu….
karena kemarin-kemarin aku terlalu sibuk …
hingga tak sadar jika surya telah menyilaukan mata….
dan kau pun sudah menghilang.
tapi aku tahu kau tetap ada tiap paginya..
menungguku di atas dedaunan..
menantiku tersenyum pada cahya yang kan membawamu pergi….
Embun,..
sepotong hatiku sedang sakit…
sudah dua minggu ia terlihat lemah..
walau tiap hari ia memaksa diri untuk bangkit..
namun aku tahu ia lebih suka terbaring..
aku sudah berusaha berbicara dengannya..
ia katakan kepadaku…ia tak ingin dirinya terbelenggu..
"Terbelenggu oleh apa?" tanyaku.
Ia hanya menghela napas…
Cobalah kau tengok dia… mungkin kau bisa menyejukkan gulana-nya…
karena jika hatiku sakit..akupun ikut merasakannya…
Embun..
Katakan pada hatiku…aku tak ingin dia bersedih… aku tak ingin dia tersiksa…
aku ingin dia bebas menjadi apapun yang dia inginkan…
aku tahu, embun,…
terkadang hatiku goyah memikirkan pendapat orang lain tentangnya…
tapi dia harus tahu…bahwa aku akan selalu bersamanya..
melindunginya dan mendukungnya…
aku yakin dia tahu apa yang terbaik baginya…
Embun,…
sekali lagi tolong jenguklah sepotong hatiku… dia pun pasti rindu kesejukanmu…
kabari aku yah..aku menunggumu…
sekali lagi tolong jenguklah sepotong hatiku… dia pun pasti rindu kesejukanmu…
kabari aku yah..aku menunggumu…
(6/10/07…20 days to a new start)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar