Kamis, 16 Juli 2009

L E K A T

Aku tak jua melupakannya
sosoknya masih saja lekat dalam tidurku
Padahal otakku sudah letih menjerit
untuk memintanya pergi..
toh bayang dirinya tetap jumawa dalam ingatan
Mungkinkah usahaku belum sempurna?
Sehingga hingga kini jiwaku belum ingin melepasnya?
Entahlah..
Karena sejujurnya aku juga tak mengerti
akal dan hatiku masih berebut porsi terbesar
sementara seisi dunia mulai mencemooh,
mempertanyakan kewarasanku..
Ah..aku tak peduli
Bukankah mimpi tak bisa dibatasi?
dan tak sepantasnya dibiarkan kerdil?

Jadi...
biarkan aku menikmati mimpi tak warasku
karena sebenarnya aku masih punya logika
untuk tidak menjadi benar-benar gila


ditulis pada hari ke-16 bulan ke-4 tahun 2007,
saat masih "menggila" dengan bayang semu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar