Kamis, 16 Juli 2009

MINGGAT

Tiga pekan sudah aku berada di bilikmu...
terbelenggu di atas kursi beroda
dan tumpukan kertas penuh coretan.
Kau tawarkan kenyamanan dalam bilik kecilmu...
Hawa dingin, ranjang empuk, sepatu hak tinggi hingga robot pelayan yang mati rasa..
aku hanya tersenyum miris
yang terlihat olehku hanya tawa palsu, hati tak tulus dan hawa dingin yang tak mampu tenangkan jiwa.
Maka pagi ini aku putuskan untuk minggat.
Kuraih tasku...kujinjing sepatu flatku..
lebih baik aku di gudang milikmu...
dimana tawa terlontar tanpa beban dan akrab terasa menyatu...
walau peluh bersetubuh dengan poriku...

ditulis pada hari ke-15 bulan ke-05 tahun 2007)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar