Jangan palingkan wajahmu dari pandanganku..
keluarlah dari persembunyian ragamu…
begitu letih sudah aku mencari engkau…tapi tak jua kudapati tapak kakimu..
mungkin mataku kian merabun..tertutup kabut jenuh yang turun dari kaki gunung kepenatan raga..
ataukah jiwaku kini tengah merindu oase
kering…meranggas…gugur…
hingga ku tak kuasa meraih tanganmu…?
Lihatlah aku…
terperangkap di lorong kebuntuan..tanpa udara..tanpa nafas..
tercekik lesu hingga kelu menyayat bibir…
namun aku tak sudi mati!
aku tak mau kalah!
lembaranku belum lagi tiba pada pamungkas..
sebab sang Pujangga terus menggores makna
melukis warna di kanvas takdir sang anak Adam
tunggu aku di ujung lorong, pelantun kata ku…
Ragaku akan tiba di hadapmu dengan rentan dan peluhku
dan bila masa itu tiba..aku akan merengkuhmu…
melebur bersama darahku…
ditulis pada hari ke-30 bulan ke-6 tahun 2007)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar